Upgrade to Pro — share decks privately, control downloads, hide ads and more …

Session 3 - Teori Komunikasi

Sponsored · Your Podcast. Everywhere. Effortlessly. Share. Educate. Inspire. Entertain. You do you. We'll handle the rest. →

Session 3 - Teori Komunikasi

Teori Kounikasi with prespective and tradition presented by Ade Putrantro Prasetyo Wijiharto Tunggali

More Decks by Ade Putranto Prasetyo Wijiharto Tunggali

Other Decks in Education

Transcript

  1. Cakupan Kegiatan Promosi UNISA Yogyakarta GUMREGAH Prinsip Teori Teori Adalah

    Absrtaksi dari Realitas Fokus Person Centered Situation Centered Teori terdiri dari asumsi, proposisi dan aksoima Teori terdiri dari teoremateorema (generalisasi) dan terbukti secara empiris
  2. TRADISI TEORI KOMUNIKASI Tradisi adalah something handed down from the

    past, but no living tradition is statis. Traditions are constantly changing. Sesuatu yang sudah kita miliki sejak dulu (waktu sebelumnya), yang tidak statis tetapi terus berkembang sesuai dengan jaman.
  3. Miller (2005) : Tabel of Tradition Prespective Tradition Communication Theory

    as Probblems of Communication Theory As Tradisi Retrorika, Rhetorical Seni Wacana Praktis Urgensi Khusus yang membutuhkan pertimbangan dan penilaian kolektif Tradisi Semiotik, Semiotic Tanda-tanda, mediasi intersubyektif Kesalahpahaman atau kesenjangan antara sudut pandang subjektif Tradisi Fenomenologi, Phenomenological Pengalaman tentang yang lain; dialog Tidak adanya, atau kegagalan untuk mempertahankan, hubungan manusia yang otentik Tradisi Cybernetik, Cybernetic Information Prossesing Noise, overload, underload, malfungsi atau bug dalam suatu sistem.
  4. Miller (2005) : Tabel of Tradition Prespective Tradition Communication Theory

    as Probblems of Communication Theory As Tradisi Psikologi Sosial, Sociopsylogical Ekspresi, interaksi, dan pengaruh Situasi yang membutuhkan manipulasi penyebab perilaku untuk mencapai hasil yang ditentukan. Tradisi Sosial Budaya, Sociocultural (Re)production of Social order Konflik, alineasi, misalignment; kegagalan koordinasi Tradisi Kritis, Critical Refleksi Diskusi Ideologi hegemonik, komunikasi wicara yang secara sistematis terdistorsi Perlu ditekankan di sini dalam memandang penempatan masing-masing tradisi keilmuan komunikasi Craig mendasarkan pada konsep praktek komunikasi sehari hari dan sesuai dengan perkembangan dari tradisi itu sendiri.
  5. TRADISI RHETORICAL ▪ Memahami komunikasi sebagai pidato publik yang indah

    ▪ Teori-teori dalam tradisi ini memahami komunikasi sebagai seni praktis (practical art).
  6. TRADISI SEMIOTIC • • Memfokuskan pada tanda-tanda dan simbol-simbol; memperlakukan

    komunikasi sebagai jembatan antara dunia privat dari individu-individu dengan tanda-tanda untuk mendapatkan makna. Kekuatan semiotika bertumpu pada gagasan-gagasan tentang kebutuhan akan bahasa yang sama, identifikasinya tentang subyektivitas menjadi kendala untuk mencapai pemahaman, dan keterikatannya dengan makna yang beragam.
  7. TRADISI FENOMENOLOGY •Tradisi fenomenologi memberi perhatian pada pengalaman pribadi. •Komunikasi

    dilihat sebagai pertukaran pengalaman pribadi melalui dialog. •Dalam tradisi ini, wacana yang muncul mencakup istilah-istilah seperti exeperience, self, dialogue, genuine, supportiveness dan openness.
  8. Tradisi Critical •Memahami komunikasi sebagai penolakan reflektif terhadap wacana yang

    tidak adil •Cenderung melihat komunikasi sebagai perencanaan sosial dari kekuasaan dan penindasan.